Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Hari Raya Galungan dan Kuningan merupakan momen suci bagi masyarakat Bali untuk merayakan kemenangan Dharma melawan Adharma. Selain menjadi waktu untuk memanjatkan rasa syukur, perayaan ini juga... Selengkapnya

Membeli motor baru kini semakin mudah dengan adanya kredit motor. Banyak orang memilih sistem cicilan agar bisa memiliki kendaraan tanpa perlu mengeluarkan uang tunai dalam jumlah besar... Selengkapnya

Tahun 2025 menjadi momentum menarik bagi para pelaku usaha. Perubahan tren pasar, teknologi digital, hingga gaya hidup masyarakat membuka banyak potensi bisnis baru yang menjanjikan. Bagi Anda yang... Selengkapnya