Chat dengan kami disini

Hidup di era perkembangan teknologi yang sangat pesat, membuat modus penipuan semakin beragam dan semakin sulit dibedakan dengan layanan resmi. Salah satu modus yang kembali marak yakni penipu yang menyamar sebagai petugas Dukcapil lalu berpura-pura menghubungi masyarakat untuk “membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD)”.
Terlihat sangat meyakinkan, padahal aksi ini merupakan penipuan berbahaya yang menargetkan pencurian data pribadi dan akses finansial korban. Berikut penjelasan lengkap agar Anda tidak menjadi korban berikutnya.
Berdasarkan laporan masyarakat, pelaku biasanya melakukan melakukan aksinya dengan pola berikut:
Lindungi diri Anda dengan langkah berikut:
Jika Anda sudah memberikan data atau meng-klik link atau file mencurigakan, segera lakukan hal ini:
Jika terjadi sesuatu terhadap rekening bank Anda, segera lakukan pelaporan melalui kanal resmi Indonesia Anti-Scam Centre (IASC): https://iasc.ojk.go.id
Ayo saling jaga keamanan digital! Modus penipuan digital berkembang sangat cepat, sehingga kita harus mawas diri dan meningkatkan kewaspadaan agar menjadi pegangan kuat dalam melindungi data diri dan keuangan Anda.

Bagi pecinta kuliner Jepang, Denpasar dan sekitarnya punya banyak pilihan restoran dengan cita rasa autentik yang wajib masuk daftar kunjungan. Mulai dari ramen hangat, sushi premium, hingga... Selengkapnya

Memiliki hunian yang nyaman adalah impian setiap orang. Namun, rencana renovasi seringkali tertunda karena kekhawatiran akan biaya yang membengkak. Dengan perencanaan yang matang, Anda bisa... Selengkapnya

Pernah merasa sudah bekerja keras non stop, tapi pas akhir bulan saldo ATM malah mengenaskan? Anda tidak sendirian. Banyak orang terjebak dalam siklus "gaji numpang lewat" meskipun... Selengkapnya