Chat dengan kami disini

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BPR Lestari Bali diselenggarakan pada Sabtu (26/1), bertempat di The Westin Resort Nusa Dua, Bali. Dalam rapat tersebut, dilaporkan perkembangan kinerja usaha di tahun 2018 oleh Pribadi Budiono, Direktur Utama BPR Lestari Bali. “Tahun 2018 kondisinya tidak berbeda jauh dari tahun sebelumnya. Masih sulit, namun kami bersyukur karena BPR Lestari Bali tetap menunjukan trend positif dengan aset tumbuh 657,4 Milyar dari posisi tahun lalu. Kami tutup tahun dengan pencapaian aset Rp. 5,13 Triliun”, kata Pribadi.
Pertumbuhan aset ini masih didorong oleh kinerja penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 18,70% dari angka Rp. 3,17 Triliun di tahun 2017 menjadi Rp. 3,76 Triliun di akhir tahun 2018. Kinerja yang memuaskan juga ditunjukan di sisi penyaluran kredit yang berhasil mencatat angka Rp 2,92 Triliun di akhir tahun 2018, naik 13,62% dari angka Rp. 2,56 Triliun di tahun 2017. Pertumbuhan penyaluran kredit ini diikuti dengan terjaganya kualitas kredit ditunjukan dari NPL yang berada di posisi 1,55%, lebih baik dari akhir tahun 2017 sebesar 1,96%.
Saat ini posisi rasio kecukupan modal atau Capital Adequaty Ratio(CAR) berada di angka 13,26%. Bila dilihat dari returnterhadap modal, Return on Equity(ROE) BPR Lestari Bali tercatat sebesar 36,66% sementara Return on Asset(ROA) sebesar 3,94%. “Modal kami cukup kuat dan sehat, bisa dilihat dari angka-angka kinerja keuangannya” tambah Pribadi.
Kinerja positif ditunjukkan juga oleh afiliasi BPR di bawah naungan Lestari Group di pulau Jawa. Setelah 2 tahun diakuisisi total asset dari 5 BPR saat ini berhasil mencapai Rp. 516,8 Milyar. Terdapat 5 afiliasi BPR di bawah naungan Lestari Group di pulau Jawa antara lain BPR Lestari Jatim (Malang), BPR Lestari Jateng (Solo), BPR Lestari Jabar (Bekasi), BPR Lestari Banten (Tangerang) dan BPR Lestari Jakarta (Jakarta Barat).
“Pertumbuhan bisnis beberapa BPR kami di pulau Jawa cukup menggembirakan. Banyak peluang yang bisa dicapai disana. Visi kami adalah penjadi perusahaan lokal Bali yg hadir di pentas nasional, National Presence", tutup Alex P Chandra, Chairman Lestari Group.

Punya dana yang belum akan digunakan dalam waktu dekat? Dana seperti ini sering disebut sebagai uang dingin, yaitu dana yang tidak dialokasikan untuk kebutuhan sehari-hari, dana darurat, maupun... Selengkapnya

Punya target finansial, tapi tetap ingin ngopi cantik, traveling, menikmati hobi, atau sesekali self-reward? Anda mungkin cocok dengan konsep soft saving, salah satu cara menabung yang banyak... Selengkapnya

Liburan di Bali rasanya belum lengkap tanpa wisata kuliner. Bukan hanya makanan khas Bali, berbagai tempat makan dengan pemandangan dan suasana unik juga bisa menjadi bagian dari... Selengkapnya